ARTIKEL PENUNJANG BioSugih®
©PT SUGIH CIPTA SANTOSA,2004

Menanam Lada

Ribuan hektar bekas tanah hutan di Sumatera dan Kalimantan sangat cocok untuk ditanami lada. Dengan curah hujan 2.300 mm/tahun atau lebih, hasilnya cukup baik dan menguntungkan, meskipun modal pertamanya juga besar. Dalam waktu 2-3 tahun tanaman seudahj mulai berbuah dan modal sudah mulai bisa kembali.

Lada alias Piper Nigrum dari suku Piperaceae, tumbuh memanjat, menghendaki iklim panas dan basah dengan curah hujan merata sepanjang tahun, rata-rata 2.300mm/tahun. Daerah-daerah yang potensial ditanami lada yaitu pulau Sumatera (Lampung, Sumsel, Bengkulu dan DI Aceh) dan Kalimantan (Kaltim dan Kalbar). Daerah yang curah hujannya kurang dari 2.300mm/tahun, seperti Nusa Tenggara kurang cocok ditananami lada. Selain itu ketinggian tempat tidak lebih dari 500 dpl., dengan tanah yang subur dan gembur, serta cukup air.
Varietas lada yang dikenal yaitu Kerinci, Jambi, Bangka, Lampung dan Bulok Belantung.
Lada bisa diperbanyak dengan biji atau dengan stek. Dengan biji tidak praktis karena harus menunggu cukup lama sampai bisa menghasilkan. Yang biasa ditanam adalah steknya, selain lebih cepat menghasilkan juga sifat tanaman sama seperti induknya.

Pengolahan Tanah
Tanah dicangkul atau dibajak sedalam kurang lebih 25 cm hingga siap untuk ditanami. Lubang tanam dibuat dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm, dengan jarak tanam 2 x 2 m, 2 x 1,5 m atau 1,8 x 1,8 m, dibuat paling tidak dua minggu sebelum tanam. Pad tanah miring, untuk mencegah erosi, sebaiknya dibuat teras-teras dan menanam tanaman penutup tanah sepanjang kontur.
Pada tanah kelebihan air, perlu dibuat selokan-selokan pembuangan air kira-kira setiap 50 m atau sesuai dengan kebutuhan.

Penancapan Tiang Sandaran
Beberapa hari sebelum tanam, pada jarak 20 cm dari tengah lubang tanam ditancapkan tiang sandaran sementara dari kayu lamtoro, kayu dadap, atau lainnya, tingginya 1,5-2m. Pada umur 6 bulan, sandaran sementara tadi harus diganti dengan sandaran tetap yang tingginya 2,5-3,5m. Biasanya dipakai kayu besi atau kayu jenis lain yang cukup kuat. Tapi bila kita hendak menggunakan tiang sandaran hidup, bisa dipakai pohon lamtoro, dadap atau kapuk. Tanaman ini ditanam paling tidak satu tahun sebelum penanaman lada, pada jarak 50 cm dari lubang.

Bibit Stek
Stek untuk bibit sebaiknyadiambil dari tanaman lada yang berbuah banyak dan sehat, daunnya berwarna hijau dan tidak ada gejala bercak-bercak kena serangan hama dan penyakit. Bibit stek jangan terlalu muda, dipilih yang mengayu sedikit dan mata yang ada di ketiak daun telah tampak menggembung, berumur kurang lebih dua tahun. Panjang stek kurang lebih 40-75cm dengan jumlah buku 6-7 buah. Untuk bibit biasanya digunakan sulur panjat, sulur gantung, atau sulur tanah. Tetapi yang terbaik dari sulur panjat, yang tumbuhnya ke atas dan melekat pada pohon sandaran.

Menanam Bibit
Kira-kira seminggu sebelum tanam, lubang tanam ditimbun kembali setelah tanahnya ditambah dengan kompos BioSugih® sebanyak 5-10kg per lubang.
Bibit ditanam miring dekat permukaan tanah agar akarnya menyebar dan pohon menjadi kuat. Ruas 1, 2, 3 dan 4 berada di dalam tanah, kemudian tanah disekeliling stek dipadatkan agar stek tidak goyah. Bagian stek yang masuk ke dalam tanah dibuang daunnya. Tiap lubang tanam ditanami 2-3 stek, didekatkan pada tiang panjatan sementara. Bibit yang telah ditanam dilindungi dengan daun pakis atau alang-alang atau daun lainnya selama satu bulan sampai stek kuat hidup sendiri. Kemudian dilakukan penyiraman seperlunya. Penanaman sebaiknya dilakukan pada permulaan musim hujan atau pada saat keadaan air cukup banyak.

Penyiangan Rumput
Rumput-rumput atau tanaman pengganggu yang tumbuh di sekitar tanaman lada cukup dicabuti dengan tangan atau kored, diusahakan tidak terlalu dekat dengan akar.

Pengairan
Pada musim kemarau, perlu ditambah air melalui pengairan dari air irigrasi. Seluruh areal diairi sampai basah, tetapi tidak sampai tergenang.

Pemeliharaan Tanaman
Pada umur 5-6 bulan, tunas tanaman lada sudah mulai memanjat. Pada saat itu akar perekatnya belum kuat, untuk mendekatkan sulur-sulur denga panjatannya, sulur tersebut diikatkan pada tiang panjatan.
Tanaman yang berumur kurang dari 2 tahun, bunganya dipetik agar tidak jadi berbuah. Mengapa begitu? Hal ini dilakukan supaya buah selanjutnya lebih banyak dan masa produksi lebih lama. Pada umur 2-3 tahun, bunga lada mulai dipelihara.

Pemupukan
Gunakan kompos BioSugih® diberikan sebagai pupuk pendahuluan, yang dicampur dengan tanah galian lubang. Pupuk buatan diberikan dengan perbandingan 2:1:1 dalam bentuk Urea, P2O5 dan K2O. Pada tahun pertama diberikan 100 gram/pohon, tahun kedua 200 gram/pohon, diberikan 4 bulan sekali. Tahun ketiga 400 gram/pohon, diberikan 6 bulan sekali. Tahun-tahun berikutnya 600 gram/pohon, diberikan pada waktu mulai pembungaan dan selesai panen.
Pupuk diberikan 30 cm dari pangkal pohon, diusahakan agar tidak terlalu dekat dengan akar. Tanah disekeliling pangkal tanaman digenburkan, lalu pupuk disebarkan. Bisa juga dilakukan dengan membuat selokan kecil yang memanjang ke kanan atau ke kiri.

Pemangkasan Lada
Pemangkasan dilakukan pada ruas yang tidak mempunyai cabang samping atau cabang buah supaya bisa menghasilkan pohon yang rimbun dan menjaga keseimbangan pertumbuhan dari ketiga sulur utama. Jika stek telah tumbuh menjadi 9 ruas, pemangkasan pertama dilakukan dari bawah sampai setinggi 25-30 cm dari tanah. Bila telah muncul tunas-tunas baru 2-3 batang, tunas ini diikatkan pada tiang pemanjat. Sulur-sulur yang sudah tumbuh menjadi 10 ruas atau lebih harus dipangkas lagi dan ditinggalkan 3-4 ruas dari pangkasan pertama. Biasanya pemangkasan demikian dilakukan sampai 3 kali, sampai sulurnya mancapai ujung tiang pemanjat.
Cabang yang menutupi tanah pada pangkal pohon hendaknya dibuang. Demikian pula daun yang tumbuh pada ruas dari tiga sulur utama, agar tidak menghalangi sirkulasi udara.

Pemangkasan Pohon Sandaran Hidup
Untuk mengurangi kelembaban dan agar sinar matahari banyak yang masuk ke pertanaman, pohon sandaran hidup perlu dipangkas. Menjelang musim hujan, agar tidak terlalu dratis dipangkas separuhnya dulu supaya tanaman sempat beradaptasi. Baru setelah hujan turun, dua minggu kemudian sisanya dipangkas. Kalau menghadapi musim kemarau, pohon sandaran cukup dipangkas tipis, sekitar 25%, atau disesuaikan dengan keadaan setempat.

Hama dan Penyakit yang Menyerang
Hama yang sering merusak tanaman lada yaitu penggerek batang (Lophobaris piperis), hama penghisap buah Dasynus piperis dan hama perusak bunga Diplogomphus hewitii. Untuk memberantasnya, batang yang mati dipotong, kemudian dibakar. Hama yang berupa ulat dapat diberantas dengan penyemprotan BioSugih® TANI secara biasa. Hal ini jelas menguntungkan, karena sifat BioSugih® yang tidak hanya membasmi hama ulat,namun juga mempunyai kekuatan seperti pupuk daun dan hormon tumbuh (ZPT). Kekuatan seperti pupuk daun yaitu saat disemprotkan ketanaman akan diserap unsur haranya. Dan kadungan ZPTnya akan mengoptimalkan pertumbuhan batang, daun, bunga dan buah. Sedangkan bila hamanya berupa serangga dapat digunakan pestisida alami agar tetap menjaga keseimbangan ekosistem.
Penyakit yang menyerang lada adalah penyakit kuning, yang disebabkan oleh sebangsa cacing Tylonchus similis; busuk batang yang disebabkan oleh cendawan Phytophthora palmivora dan penyakit busuk kaki. Pencegahannya dengan menjaga kebersihan kebun, cabang yang terkulai ke tanah dipotong agar sinar matahari dapat masuk ke dalam sela-sela tanaman. Untuk mengatasi cendawan, penyemprotan BioSugih® sudah cukup. Cendawan yang merupakan sumber penyakit utama pada tanaman lada tidak berkutik dihadapan kandungan anti-jamur dalam BioSugih®.
Penyemprotan pencegahan pestisida anti hama ulat dan fungisida serta antibiotik biasanya dilakukan setiap seminggu sekali. Untuk itu dapat diganti dengan BioSugih® yang didalamnya terkandung pestisida ulat dan fungisida alami.

Panen dan Produksi
Dari saat berbunga hingga buah masak dan siap dipanen, memakan waktu kurang lebih 7 bulan. Buah yang terbentuk akan berwarna hijau muda, berubah menjadi hijau tua dan bila sudah masak menjadi kuning kemerahan.
Pemetikan buah tergantung pada jenis apa yang hendak dihasilkan, lada hitam atau lada putih. Untuk membuat lada hitam, pemetikan buah harus yang masih hijau, tetapi jangan yang terlalu muda karena mutunya rendah. Untuk lada putih, pemetikan harus menunggu buah yang berwarna merah. Pemetikan jangan menunggu terlalu masak karena bisa jadi buah dimakan oleh burung atau gugur sebelum dipetik. Pemetikan lada dilakukan seminggu sekali.


Ringkasan Pembuatan Kompos BioSugih®

Campuran:

  1 100kg pupuk kandang   

  4 5kg Urea

  2 1Liter BioSugih®® Tani  

  5 1kg gula atau molasse  

  3 5kg TSP

 

Cara membuat:
Ø Campurkan secara merata campuran diatas dengan ditambah air secukupnya.
Ø Simpan ditempat yang teduh, tidak terkena hujan dan diangin-angin, minimal selama 14 hari.
Ø Bila suhu bokashi >400C, harus diaduk-aduk dan bila perlu dapat ditambah air.


Ringkasan Pembuatan Larutan BioSugih® (L-BioSugih®):

Ø L-BioSugih® adalah berupa campuran antara 0,2% BioSugih® dengan 100% air. Misalkan untuk membuat 100Liter L-BioSugih®, campurkan 100Lt air dengan 200ml (satu gelas) BioSugih®.
Ø Cara membuat L-BioSugih® dan jumlah BioSugih® yang diperlukan:

 L-BioSugih®

1 Lt

5 Lt

10 Lt

20Lt

25 Lt

50 Lt

 BioSugih® Tani

2 ml

10 ml

20 ml

40ml

50 ml

100 ml

 

 L-BioSugih®

80 Lt

100 Lt

250 Lt

300Lt

500 Lt

1000Lt

 BioSugih® Tani

160 ml

200 ml

500ml

600 ml

1 L

2 L

Rangkuman Penanaman Lada
1 Persiapan Lahan
Lahan dibajak Sedalam 25 cm
Buat lubang tanam Ukuran 50x50x50 cm
Jarak tanam 1,8 x 1,8 m
Saluran air seperlunya

2 Tiang Sandaran
Tiang sementara
Jarak 20 cm dari sisi lubang
Tinggi 1,5 - 2 m
Tiang Sandaran Tetap
Jenis Kayu Besi, Kayu Kina
Waktu Setelah 6 bulan
Tinggi 2,5 - 3,5 m
Jarak 50 cm dari sisi lubang
Sandaran Tetap Hidup
Jenis Lamtoro, dadap, kapuk
Waktu 1 tahun sebelum tanam
Jarak 50 cm dari sisi lubang

3 Pemilihan Bibit Stek
Induk Stek Buah banyak, sehat, bebas hama
Sulur Stek Sedikit mengayu, mata di ketiak daun menggembung
Umur Sekitar 2 tahun
Panjang 40 - 75 cm
Jumlah buku 6 - 7 buah
Jenis sulur Panjat Umum dipakai
Buah Membuat lada perdu

4 Penanaman Bibit
Pemberian Kompos BioSugih®
Banyak 5 - 10 kg / lubang
Waktu 1 minggu sebelum tanam
Tambahan Ditimbun
Penanaman Stek
Ruas dalam tanah 4 ruas tanpa daun
Jumlah stek 2 - 3 stek per lubang
Tambahan Tanahnya dipadatkan,dinaungi dedaunan, siram

5 Pemeliharaan
Penyiangan rumput
Pengairan Terutama pada musim kemarau
Pengikatan sulur
Pembuangan bunga Pada tanaman muda (umur 1 tahun)

6 Pemupukan
Kompos BioSugih®
Saat Penanaman Bibit 5 - 10 kg / lubang
Pemupukan Susulan 10 kg / lubang setiap 6 bulan
Penyemprotan L-BioSugih® Setiap 1 minggu sekali

7 Pemangkasan
Pada tanaman Lada tanpa cabang samping / buah
Panjang tanaman 9 ruas
Perlakuan Pangkas daun yang tingginya kurang dari 30 cm dari tanah
Pemangkasan ditujukan agar terbentuk 3 sulur utama
Pemangkasan tanaman sandaran
Musim hujan Pangkas sebagian besar (70-100%) secara bertahap
Musim kemarau Pangkas tipis (25%)

8 Pemanenan
Waktu bunga jadi siap dipanen 7 bulan
Waktu Pemanenan 1 minggu sekali
Lada hitam Buah Lada Hijau
Lada Putih Buah Lada Merah