ARTIKEL
PENUNJANG BioSugih® TANI
©PT SUGIH CIPTA SANTOSA
Beralih ke Pertanian Organik I
Dengan perbedaan kualitas hasil produksi dan harga jual yang cukup tinggi, semakin banyak petani yang beralih ke pertanian organik. Pertanian organik memungkinkan produksi pertanian yang lebih baik dan lebih menguntungkan. Namun proses perubahan dari pertanian biasa ke pertanian organik perlu waktu dan ketekunan. Bagaimanakah caranya bila kita sebagai petani ingin mengembangkan pertanian organik?
1. Persiapan mental
Persiapan mental perlu dilakukan karena banyaknya pengaruh dari luar (orang lain) yang belum terbiasa atau belum mengetahui hal ihwal pertanian organik. Dimana banyak petani yang ingin mencoba pertanian organik tetapi mendapat masukkan dari orang-orang sekitarnya yang menghalanginya, sehingga dikuburlah keinginan bertani organik. Diantara sekian banyak yang bisa menjadi penghalang adalah: petani sekitar, pengumpul, keluarga dan penjual keperluan pertanian. Tantangan terbesar biasanya dari penjual keperluan pertanian, karena bila kita beralih menggunakan pertanian organik, maka kemungkinan besar barang-barang keperluan untuk pertanian yang akan kita gunakan pasti berubah. Untuk itu yakinkanlah bahwa kita telah membulatkan tekad untuk menjalankan pertanian organik.
2. Persiapan Pengetahuan
Karena banyak hal baru dan hal-hal yang berbeda antara pertanian biasa dengan pertanian organik, maka kita mau tidak mau harus mengasah pengetahuan kita. Selain teknik dan cara budi daya, kita juga harus tahu, setidaknya 3 hal lain:
1) Apa yang harus
dilakukan untuk menjalankan pertanian organik?
2) Apa yang boleh dilakukan dalam menjalankan pertanian organik?
3) Apa yang dilarang dilakukan dalam sistem pertanian organik?
Bila kita telah mempunyai pengetahuan tentang itu, maka bersiaplah, karena peluang besar telah menanti kita.
BioSugih® Tani sebagai pupuk cair organik adalah salah
satu produk pendukung pertanian organik. BioSugih® mengandung
mineral makro dan mikro sebagai sumber unsur hara pengganti pupuk Urea, pupuk
NPK atau pupuk anorganik lainnya. Sedangkan kandungan bakteri probiotik
didalamnya membantu mengubah pupuk kandang dan biomassa (hijauan, jerami, dll)
menjadi unsur hara yang dapat diserap oleh tanaman, sehingga tanaman tidak akan
kekurangan unsur hara walaupun tanpa pemakaian pupuk anorganik. Ditambah dengan
kandungan pestisida khusus bagi ulat yang alami sehingga menurunkan pemakaian
pestisida, mempermudah petani untuk mengikuti standar pertanian organik.
Pengetahuan kita tentang BioSugih® dan cara pemakaiannya diperlukan
bila kita ingin menjalankan sistem pertanian organik yang berproduksi tinggi.
BioSugih® termasuk pupuk organik yang mudah pemakaiannya. BioSugih®
dapat diaplikasikan untuk penyemprotan dan bila dicampurkan dengan pupuk
kandang akan menghasilkan kompos yang berkualitas tinggi.
3. Ajak yang lain dan bentuk kelompok
Berkelompok akan menaikan posisi tawar kita sebagai petani. Permainan harga oleh tengkulak, tingginya biaya sarana pertanian dan tidak terpenuhinya permintaan pelanggan adalah dikarenakan petani seringkali bergerak sendiri-sendiri. Ditambah dengan adanya kelompok, maka petani lebih berhasil akan membimbing yang lain. Pembentukan kelompok di suatu daerah pertama-tama dari petani organik yang ada di daerah tersebut, kemudian dibagi lagi kedalam apa jenis komoditas pertaniannya. Pembentukan awal kelompok tidak harus formal, tidak harus ada kantor, tidak harus ada uang pendaftaran. Bentuk silaturahmi petani organik dan biarkan berjalan dan adakan hubungan atau sharing informasi. Lalu lambat laun setelah jumlah petani organik bertambah, satukan petani organik yang komoditasnya sama kedalam satu kelompok silaturahmi. Apa yang perlu disampaikan dalam kelompok silaturahmi ini adalah teknik budi daya (pengetahuan) dan informasi harga dan pasar, dalam suasana kebersamaan. Kemudian mulailah melakukan dokumentasi. Ambillah foto dan catat kegiatan tanam mulai dari persiapan lahan sampai panen, dan kumpulkan dari setiap anggota. Jadikan ini sebuah kebiasaan.
4. Perluas Pasar
Kelompok
yang telah mapan sebaiknya menjaga keutuhan dengan melakukan penentuan harga
jual bersama dan melakukan penawaran ke calon konsumen akhir. Lakukan setiap
menjelang panen raya, dimana biasanya harga jual naik-turun, upayakan 1 bulan
sampai 2 minggu sebelum panen raya, promosi telah sampai ke calon konsumen.
Calon konsumen yang menjanjikan diantaranya: hotel, restoran, pabrik
(contoh:pabrik saus), atau distributor besar hasil pertanian (dapat dilihat di
dalam majalah atau koran). Pergunakan hasil dokumentasi untuk menarik minat konsumen.
Dan jangan lupa, lakukan pencatatan.
Web site ini mendukung terbentuknya jaringan produsen dan pemasaran dari
produk-produk pertanian, peternakan dan tambak. Kirim kan email ke
sugihsantosa@gmail.com supaya Anda tergabung ke dalam jaringan produsen dan
pemasaran Sugih Santosa NET.
5. Ceritakan
Ceritakan kegiatan, kebutuhan dan peluang kepada setiap orang yang dekat, seperti istri dan anak, sanak saudara di kota, teman-teman dekat, teman mengaji, dan kepada petugas desa. Ingat, Anda hanya bercerita, bukan untuk menjual, bukan untuk merayu… tapi jika mereka jadi tertarik, maka apa salahnya jika transaksi terjadi. Terjadi kasus dimana semakin banyak Anda bercerita kepada orang lain, maka semakin mudah hidup Anda.
Diluar hal-hal diatas, kita juga memerlukan sikap-sikap yang mendukung keberhasilan, seperti bersifat ramah, jujur, dan rajin. Sehingga bukan hanya pertanian yang Anda kuasai, namun juga diri Anda berhasil Anda kuasai.